Tanda tanda

985 Words

Sesampainya di rumah, Akbir melihat Veve yang bermalas-malasan di sofa. Kelihatan istrinya itu belum mandi. Akbir menggendong paksa tubuh mungil Veve. Veve yang kaget langsung berontak, perasaan dia tak melakukan kesalahan apapun, lalu kenapa suaminya itu marah?. Rahang Akbir mengeras, wajahnya juga memerah. Veve takut? tentu saja. Takut Akbir menyakitinya lagi. "Kak turunkan aku!" berontak Veve. "Diam!" tekan Akbir tegas. "Sekarang, biar aku tunjukkan padamu, seberapa bernafsunya aku," ujar Akbir sebelum membanting tubuh Veve ke ranjang. "Kak jangan kak! kak ada apa?" berontak Veve yang masih bingung. Akbir mengoyak baju Veve hingga terlepas. Dengan brutal Akbir mencium bibir Veve. Nafas mereka beradu, mata Veve berkaca-kaca. Akbir memberinya tanda di leher hingga d**a dengan meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD