Tentang Rasa Tega

1449 Words

Instingku mengatakan bahwa aku harus mengangkatnya. Biasanya aku selalu mengabaikan panggilan dari nomor tidak di kenal, sampai-sampai dosenku sendiri marah karena aku tak pernah mengangkat telepon. Aku tidak men-save satu pun nomor orang lain di ponselku. Tapi kini sudah berbeda, hampir semua orang yang aku temui nomornya ada di ponselku. Hanya sekedar jaga-jaga, walau kita jarang berinteraksi, atau bahkan sama sekali tidak pernah. Seperti teman sekelas di kampus Indonesia dulu. Aku menghela nafas, semoga saja ini bukan nomor dari agen penipuan. Bukan karena aku akan takut ditipu, hanya saja akan menghabiskan waktuku, waktu untuk aku menuntaskan nostalgiaku, tentang cerita-ceritaku, kisah-kisahku, sejarahku, pengalamanku, atau apalah namanya. "Halo?" Aku memilih untuk berbicara duluan,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD