"Saat itu aku berbohong pada Tante Ratih, mengatakan bahwa aku adalah anak yatim piatu yang baru saja ditinggal neneknya dengan hutang kontrakan yang banyak, membuatku diusir dari kontrakan dan kini aku hanya hidup kelayapan tanpa keluarga. Mendengar kebohonganku itulah tante Ratih mau mengadopsiku, menyekolahkanku, dan menganggapku seperti anaknya sendiri." "Tapi kebahagianku itu berakhir dengan cepat, Omar, seolah takdir mempermainkanku, mengambil orang yang aku sayangi dengan cepat sekaligus. Tante Ratih dan Rayhan meninggal dunia akibat kecelakaan. Sejak saat itu aku seperti seonggok daging yang tak berguna, aku hanya berdiam diri di kamar, menutup semua pintu hatiku, meninggalkan usaha tante Ratih, meninggalkan kuliah dan semua kegiatan membacaku. Kalau bukan karena kedatangan Kiki d

