Memeluk Kenangan

1350 Words

00.20 malam. Kenangan itu harus dipeluk erat-erat, semenyakitkan apapun kenangan itu, peluklah dengan erat. 'Karena bukan melupakan yang jadi masalahnya, tapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Hidup bahagia. Tapi jika dia tidak pernah bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan.' Kalimat yang pernah aku baca dari salah seorang penulis favoritku. Memang benar, kalau hanya sekedar bicara, itu mudah, karena bukan kita yang merasakan. Tapi di saat terjatuh ke lubang paling dalam, bukankah kita butuh seseorang yang mau mengeluarkan kita dari lubang itu? Seseorang yang memberikan berbagai pilihan untuk kita, kita hanya tinggal memilih, mau menerima yang mana. Yang terbaik untuk kita, karena bagaimana pun, pemegang keputusan akhir adalah diri sendir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD