Tidak seperti malam-malam sebelumnya kali Ini Arni tidur berjauhan dengan Bara, dia memilih Sisi tempat tidur lain sambil Memunggungi suaminya itu membuat Bara menghembuskan nafas kasarnya sedari tadi sambil melihat punggung Arni yang tidak berubah posisinya selama 1 jam terakhir Bara tahu bahwa Arni saat ini belum terlelap tidur namun dia benar-benar tidak mengeluarkan satu patah kata pun, di sisi lain harusnya Bara merasa senang ketika tidak mendengar ocehan istrinya itu namun di sisi lain Entah kenapa rasanya ada sesuatu yang hilang ketika Arni malah berdiam diri seperti sekarang ini dan akhirnya mau tidak mau Bara mengeluarkan suaranya terlebih dahulu untuk memecah keheningan diantara mereka “Apakah aku boleh meminta tolong untuk mengambilkan buku merah ku "ucap Bara membuat Arni lan

