Dengan rahang mengeras dan tangan yang mengepal Bara langsung melepaskan cengkeraman pada bajunya dengan kasar membuat tidur Arni terganggu dan perlahan membuka matanya "apa apaan kau ini, kenapa kau mengganggu tidurku? "Gerutu Arni mencoba untuk kembali memejamkan matanya " Kenapa kau terlihat kesal karena tidurmu terganggu " ucap Bara dengan nada datar tapi sepertinya Arni bersikap untuk tidak peduli dengan ekspresinya itu "tentu saja aku kesal karena aku masih mengantuk" Jawab Arni yang benar-benar kembali memejamkan matanya setelah itu berbalik membelakangi Bara "kau kesal karena tidurmu terganggu atau karena mimpimu yang terganggu,? "Tanya Bara membuat Arni kembali membalikkan badannya "Apa maksudmu Siapa juga yang bermimpi" Gumam Arni dengan ekspresi yang datar dan mengaba

