Arni melipat kedua tangannya dengan Aura yang suram menatap kearah seorang laki-laki yang kini tengah mengambil alih tugasnya, Arni kemudian berdecak kesal sambil mengalihkan pandangannya tidak percaya jika suaminya lebih mempercayakan hal seperti ini kepada sekretaris nya itu ketimbang dia sebagai istrinya sendiri. Arni kemudian berjalan dengan langkah kesal keluar dari dressroom menuju ruang kerja tempat Bara di mana berada, seperti biasa jika sedang dalam keadaan kesal Arni akan langsung membuka pintu ruang kerja Bara dengan kasar setelah itu langsung mendudukkan dirinya di sofa yang tepat berada di tengah ruangan tanpa mengucapkan satu patah kata pun dan sepertinya Bara sudah mulai terbiasa dan juga Mulai bisa memahami dengan gerak-gerik Arni ketika dia sedang merajuk padanya " sek

