Bab25.PenyesalanPangeran

1161 Words

Karena lapar dan juga terlalu shock, Melya kini tak sadarkan diri. Pangeran yang panik langsung membawa tubuh si istri menuju ranjang. Dia berteriak memanggil seseorang, tetapi hanya hening. "Astaga, kemana semua orang? Kenapa tak ada yang menyahut!" gumamnya panik. "Mel, ayo bangun, dong! Kamu jangan bikin aku panik begini!" Pria itu mengusap-usap kaki Melya yang begitu dingin, lalu berpindah ke punggung sang istri. Namun, usaha itu tak membuahkan hasil. "Ah, sebaiknya aku telpon Agam saja!" Setelah menghubungi dokter langganan keluarganya, kini Pangeran tengah berdiri diam di belakang punggung si dokter yang tengah memeriksa. "Gimana keadaan dia, Gam? Apa perlu kita bawa ke rumah sakit?" Wajahnya cemas luar biasa. Agam mendesah berat. Kacamata dilepas dan menatap wajah Pangeran yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD