Bab 24. Bersembunyi

1273 Words

Melya berdeham saat pria di sampingnya masih saja terdiam. Dia melirik dari balik bulu matanya yang lentik, tetapi hal tersebut tidak berhasil mengambil atensi Pangeran. Hingga pada akhirnya, wanita itu memilih fokus menyetir. Sesampainya di rumah, Pangeran langsung keluar dari mobil tanpa memedulikan Melya yang terkejut atas aksi kerasnya suara pintu yang ditutup. "Astaga, itu orang kenapa, sih? Masa iya ngambeknya sampai semenyeramkan itu," gumamnya kebingungan. Melya masih duduk diam di kursi kemudi. Wanita itu merenung, apalagi saat mendengar ucapan Handi dan Dewantara. Peringatan keras untuk dirinya agar tidak membuat masalah dengan mereka. Tentu saja hal tersebut membuat ia bingung. "Maksudnya apa coba bicara seperti itu?" "Salahnya gue apa, sih? Kenapa mereka harus ngancem gue bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD