Parte Twenty - Seven

1170 Words

Sedangkan Casya berjalan sendirian bahkan lupa bahwa dia berjalan kaki tidak memakai mobil. Sky mengikuti dari belakang menjaga Casya, takut dia melakukan hal yang di luar dugaan walau tahu Casya mungkin tidak begitu. "Bu..." Nenek mengangkat tangannya, menyuruh Bram diam. Tapi Bram tetap melanjutkan. "Bu, aku hanya ingin dia mendapatkan yang terbaik. Tidak ingin dia menderita agar bisa mendapatkan pendamping yang baik." "Kenapa?" tanya Nenek. Pertanyaan kenapa membuat mereka melihat nenek seksama. "Kenapa baru sekarang kamu peduli setelah sekian tahun dia hidup sendiri tanpa ayah dan ibu yang selalu mendukungnya? Aku tahu kalian ada, tapi tidak pernah benar-benar ada di samping Casya. Aku, neneknya, yang bahkan sudah menganggapnya anakku sendiri. Di mana letak kemanusiaan kalian? Aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD