Dua Tahun Silam -20

2059 Words

Perry menatap jarum jam di arlojinya dengan tidak sabar. Sudah satu jam ia berada di taman kota dan dua adik kelasnya itu sama sekali tidak menunjukkan dirinya. Apakah surat yang ia titipkan kepada Thariq tidak tersampaikan kepada mereka? Tapi mengapa? Thariq juga tidak memiliki alasan untuk menahan surat itu. Ketua kelas sepertinya mana mungkin berlaku seperti itu. Apakah Thariq lupa memberikannya? Tapi rasanya alasan tersebut cukup aneh. Perry adalah orang yang sabar. Tak terhitung lagi banyaknya waktu di mana ia harus datang lebih dulu dan menunggu anggota lain ketika ada rapat OSIS. Seperti yang sudah dikabarkan mengapa pengurus OSIS sebelumnya banyak yang tidak lanjut, tentu karena pejabat-pejabat OSIS di tahun ini benar-benar jauh dari kata kompeten. Masalahnya, kali ini Perry tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD