bc

Perfect Woman and Hansome Man

book_age16+
12
FOLLOW
1K
READ
sweet
bisexual
intersex
like
intro-logo
Blurb

Nadia Safa Blenzisky adalah sosok wanita yang cantik berdarah keturunan Belanda. Ia adalah anak tunggal dari salah satu konglomerat. Selain cantik dan juga menarik ia juga memiliki segudang prestasi. Kemampuan otaknya yang diatas rata-rata membuat tiga orang guru di sekolahnya jatuh hati padanya. Mereka sering mencari alasan supaya bisa menghukum Nadia, akan tetapi usahanya sering kali hanya sia-sia.

Disekolah Nadia memiliki sahabat yang bernama Ricky, ia pertama kali bertemu dengannya pada saat hari pertama masuk SMA dan bertabrakan tidak sengaja. Ricky yang tidak sengaja menumpahkan bekal minuman ke baju Nadia, hingga membuat Nadia harus mendapatkan hukuman dari kakak senior. Dari sinilah persahabatan mereka di mulai. Ricky yang merupakan salah satu siswa yang sangat cupu dengan kacamata tebal dan gigi yang berkawat, membuat semua siswa disana tidak ada yang mau berteman dengannya. Tidak hanya sampai disini, Ricky yang diam-diam menyimpan perasaan lebih kepada Nadia akhirnya Ricky memtuskan untuk merubah penampilannya menjadi sosok cowok macho.

Perubahannya yang berhasil berubah 180˚ membuat para gadis jatuh hati padanya. Akan tetapi persahabatan mereka berdua hancur setelah Ricky malah justru menyatakan cintanya dengan salah satu teman dekat Nadia dengan alasan tertentu.

Disisi lain Nadia yang semakin resah dengan tingkah ketiga guru mudanya yang berlomba-lomba untuk mencuri perhatian Nadia.

Bagaimana dengan cerita selanjutnya?

Yuk mari simak tingkah kekonyolan-kekonyolan yang terjadi!

Selamat membaca….

chap-preview
Free preview
BAB 1 : Masa Orientasi Siswa
Nadia Safa Blenzisky kerap diapanggil dengan sebutan Nadia. Hidung mancung, kulit putih dan rambut panjang dengan warna hitam legam menambah kesan sangat elegant untuk seorang gadis yang masih berusia 16 tahun. Bagaimana tidak cantik kakeknya Nadia adalah orang Belanda, jadi wajar saja kalau dia memiliki kecantikan yang paripurna. Pagi itu Nadia berhamburan berlari menuju sebuah lapangan halaman sekolah, dari arah yang berlawanan ada seorang laki-laki yang juga terlihat sangat buru-buru. “Braaakkk…!” Laki-laki yang masih mengenakan seragan SMP itu menabrak Nadia, mereka berdua sama-sama terjatuh dan minuman laki-laki itu tumpah dibaju Nadia. Karena sama-sama masih dalam kondisi buru-buru mereka langsung mengambil barang-barang milik masing-masing. Sebenarnya Nadia ingin sekali marah, tapi laki-laki dengan kaca mata tebal itu lebih dulu pergi meninggalkan Nadia sendiri tanpa maaf ataupun permisi. Dengan terpaksa ia pergi ke toilet dan membersihkan baju yang tadi sempat kena tumpah minuman milik laki-laki itu tadi. “Gini nih, kalau resiko jadi orang baik. Mau marah tapi tetep saja tidak bisa.” Gumam Nadia sembari membersihkan bajunya di toilet. Nadia terus melangkahkan kakinya dengan cepat melewati koridor sekolah. Hingga tak lama halaman yang cukup luas sudah terlihat banyak orang yang masih mengenakan seragam SMP. “Nadia Safa Blenzisky!” Tiba-tiba nama Nadia muncul dengan sangat keras melewati pengeras suara yang ada disana. Jika kalian ingin tahu, sebenarnya Nadia saat ini masih di hukum keliling halaman sekolah 5 kali putaran. Itu semua karena kejadian pagi tadi, gara-gara anak culun yang sudah menabraknya membuat Nadia terlambat mengikuti MOS. “Kenapa kamu terlambat!” Tanya salah satu kakak senior yang memiliki wajah kaya opa-opa korea meski wajahnya sedikit dibuat-buat serem gitu. Namanya Rasya, iya sepertinya namanya Rasya, karena yang Ia lihat di dadanya itu. “Em, maaf kak. Tadi saya tidak sengaja menabrak seseorang yang membuat barang-barang miliku jatuh berserakan. Dan tadi baju saya kena tumpahan air minumnya juga, jadi tadi saya bersihkan terlebih dahulu di kamar mandi sekolah.” Jelas Nadia sengan jujur dan apa adanya. Ya memang seperti itu yang terjadi. Dan singkat cerita hari pertama MOS sangat berkesan buruk bagi Nadia, karena ketidaksengajaan Nadia membuat Nadia menjadi salah satu siswa yang diberi hukuman dan selalu jadi sorotan oleh kakak senior. Tapi jangan dipanggil Nadia kalau setiap diberi tantangan Nadia pasti selalu bisa menyelesaikan. *** Satu minggu stetelah kegiatan MOS. Nadia yang sedang duduk di kantin dengan sepiring nasi goreng dan satu gelas jus strawberi diatas meja. Tak jarang banyak sepasang mata yang memperhatikan pesona Nadia. Ya, memang hal seperti itu yang terjadi, sudah sejak dulu memang ia selalu menjadi sumber perhatian bagi kaum adam. Tapi entah kenapa, meski Nadia yang memiliki kecantikan yang paripurna dan memiliki segudang prestasi ia masih saja jomblo. Bukan karena ia tidak laku tapi Nadia yang memang selalu tidak pernah merespon dengan laki-laki mananpun yang menggodanya. “Nadia…” Tiba-tiba suara yang cukup pelan terdengar dari arah belakang. Lalu ia menoleh arah sumber suara itu. “Ini ada coklat dari belgia. Untuk kamu.” Sambung cowok cupu itu entah siapa namanya. Nadia masih saja belum merespon apa yang cowok cupu itu bicarakan sambil menundukkan kepalanya. “Maaf kan aku Nad, karena waktu itu aku yang menumpahkan minuman ke bajumu. Akhirnya kamu sering dapat hukuman dari kakak senior, sekali lagi aku mohon maaf.” Jelas anak cowok itu dengan menunduk pasrah. “Oh, jadi kamu yang waktu itu?” Jawab Nadia datar. “Iya, aku cowok yang waktu itu.”Jawabnya lagi. “Bagaimana bisa cowok cupu ini tahu namaku, sedangkan aku saja belum pernah kenalan dengannya. Dan kurang ajar sekali dia, berani-beraninya baru minta sekarang. Sedangkan aku sudah dapat hukuman yang sangat berat waktu itu.” Gumam Nadia dalam hati, ingin sekali Nadia marah-marah sama cowok cupu itu. Tapi apalah daya, itu bukan jiwa Nadia yang selalu ramah dan santun kepada siapapun. “Boleh aku duduk disini?” Tanya cowok itu lagi. Nadia hanya tersenyum dan menunjukan ekspresi memberi ijin kepadanya. “Perkenalkan nama aku Ricky.” Tiba-tiba dia berkata seperti itu dan langsung mengulurkan tangannya kepada Nadia. Karena Nadia memang dasarnya anak baik, jadi ia terima perkenalan dari Ricky. “Nadia.” Jawabnya singkat. “Ini buat kamu oleh-oleh dari ayahku dari Belgia.” Sambung Ricky sembari menyodorkan coklat itu lagi di atas meja. “Iya terima kasih.” Jawab Nadia lagi. Hingga akhirnya pertemuan kedua anak manusia itu berakhir dengan obrolan yang baik dan menjadi awal mula persahabatan antara Ricky dan Nadia dimulai. Dan entah kebetulan macam apalagi kalau ternyata rumah meraka berdua satu arah. Di kelas mereka berdua duduk berdambingan, itu karena di kelasnya tidak ada yang mau duduk dengan Ricky. Hingga akhirnya Nadia mengalah untuk duduk disebelah Ricky. Mereka berdua sudah saling tukar nomor ponsel dan sering bertukar chat. Hingga keakraban meraka benar-benar tercipta. Meski Nadia juga memiliki banyak teman wanita, tapi tidak ada teman yang seakrab antara Nadia dan Ricky. Banyak teman-teman Nadia yang tidak tahu latar belakang Nadia yang sebenarnya, itu di kerenakan Nadia memang menutup-nutupi latar belakang keluarganya. Kecuali Ricky saja yang tahu, bagi Nadia hanya Ricky adalah salah satu teman yang bisa di percaya. Nadia memiliki pengalaman waktu dulu masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama, bahwa ternyata teman-teman Nadia banyak sekali yang hanya memanfaatkan kekayaan dan kecerdasan Nadia untuk tebar pesona. Maka dari itu Nadia memilik untuk lebih menutup-nutupi latar belakangnya seperti apa. Karena sebenarnya Nadia merupakan anak tunggal dari orangtua yang memiliki banyak kekayaan. Meski Nadia adalah anak tunggal tapi dia memiliki sifat mandiri dan sederhana. Tidak pernah Nadia menunjukan bahwa dirinya adalah anak sultan. Dirumah, Nadia sering sendiri hanya ditemani mbok Minah dan Pak Barjo yang merupakan sopir Pribadinya. Nadia tidak bisa mengendari mobil, karena memang ayahnya belum mengijinkan dia berkendara sendiri. Kemanapun Nadia pergi selalu ditemani Pak Barjo. Pak Barjo merupakan salah satu sopir kepercayaan ayahnya yang memang sudah sangat lincah dan gesit dalam berkendara. Keakraban antara Nadia dan Ricky terlihat sangat jelas hingga membuat Pak Hasan dan Pak Indra cemburu melihat kedekatan mereka. Pak Hasan merupakan guru mata pelajaran Matematika Nadia yang masih cukup muda tapi memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Pak Hasan yang merupakan salah satu guru yang tertarik akan pesona Nadia. Bukan hanya pak Hasan saja yang merupakan guru muda yang tertarik dengan Nadia, ada juga pak Indra yang merupakan guru Fisika dengan wajah yang cukup tampan dan menarik bagi kaum hawa. Tapi itu tidak berlaku pada Nadia. Jadi kalian bisa bayangkan kan bagaiman sempurnanya sosok Nadia. Setelah pepmbelajaran mata pelajaran yang terakhir, seperti biasa Nadia dan Ricky berjalan bersama melewati lorong sekolah yang cukup panjang. “Nad, kamu hari ini ada acara tidak.” Tiba-tiba Ricky bertanya dalam perjalannnya. “Emmm…. Sepertinya belum, kenapa emang?” jawab Nadia dengan nada biasa-biasa saja. “Temeni aku ke dokter mata yuk?” jawab Ricky cepat “Dokter mata? Mau ngapain kesana?” Tanya Nadia balik. Bukannya menjawab bisa apa tidak Nadia malah Tanya blaik karena merasa penasaran. “Emmm… seb..sebenarnya aku pengen lepas kacamata Nad.” Jawab Ricky dengan terbata dan ekspresi nyengir kuda. “Oh, lho kenapa mau lepas kacamata, bukankah kamu memang membutuhkannya kan Rick?” Tanya Nadia penasaran dan penuh selidik. “Iya memang, tapi kalau aku penampilannya seperti ini terus nanti aku nggak ada yang naksir Nad. Nggak ada yang suka sama aku.” Jelas Ricky yang malah justru membuat Nadia tertawa terbahak-bahak. Nadia yang masih tertawa dan tiba-tiba berhenti berjalan, Nadia langsung memegang dahi Ricky dengan punggung tangannya. “Kamu nggak sakit kan Rick?” Tanya Nadia dengan nada serius. “Beneran Nad, aku pengen berubah. Biar kamu naksir aku nantinya.” Jawab Ricky dengan nada percaya dirinya. “Mana mungkinlah aku naksir kamu. Haa..haa..haa…” Jawab Nadiadengan nada tertawa terbahak-bahak. Dan obrolan itu mengantarkan mereka sampai halaman sekolah. Tak lama kemudian ada mobil alphart putih yang berhenti di depan Ricky dan Nadia. Ricky segera mendekat dan membukakan pintu kepada Nadia “Ayo nad masuk.” Perintah Ricky. Nadia segera berjalan dan mendekat ke arah Ricky “Bentar ya, aku nunggu pak Barjo sebentar. Biar nanti Pak Barjo ngikutin aku dari belakang. Nggak papa kan Rick?” jelas Nadia ke Ricky. “Iya nggak papa kok nad.” Jawab Ricky pasrah. Akhirnya setelah Nadia bertemu pak Barjo mereka berdua langsung berangkat menuju dokter mata langganan Ricky. Karena memang sebelumnya Ricky sudah membuat jadwal dengan sang dokter akhirnya Ricky langsung menuju ruangan dokter dan mendapat penanganan khusus. Maklum saja lah ya, Ricky itu juga anak orang kaya raya, meski Nadia lebih kaya tapi Ricky juga termasuk anak orang dari kalangan pemegang saham kelas kakap. Setelah sekitar 30 menit Nadia menunggu Ricky, akhirnya ricky keluar juga. “Gimana Nad, ganteng kan aku?” Tanya Ricky dengan nada kepedeannya. “Woow… kamu benar-benar berbeda lhoo Rick lepas kacamata. Terlihat lebih ganteng dari sebelumnya.” Jawab Nadia jujur dengan ekspresi yang cukup menyenangkan. Entah sejak kapan itu pipi Ricky terlihat lebih merah dari sebelumny, apa karena pujian dari Nadia sehingga dia merasa malu. “Kenapa pipi kamu? Kok merah gitu?” sambung Nadia yang membuat Ricky salah tingkah. Hingga entah sejak kapan ternyata ada pak Barjo yang berjalan mendekati dua anak manuasia yang sedang asik mengobrol. “Permisi nona” ucap pak Barjo dengan menundukkan badannya patuh.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
199.3K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.3K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
15.0K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.3K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.7K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
70.3K
bc

My Secret Little Wife

read
132.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook