Jihan tidak pernah berhenti mengumpat kepada Syakila. Putri kecilnya itu tidak pernah berhenti menangis dan menyerukan nama Doni di sela isakannya. Membuat Jihan tidak bisa lagi bersabar dan berniat untuk mengantarkan Syakila ke rumah ayahnya. Tepatnya, pria yang selama ini identitasnya disembunyikan oleh Jihan. Agar pria itu tidak membawa Syakila darinya. Dan kini, Jihan sudah mulai bosan mengasuh Syakila. Karena ia bisa merasakan Senja menolak kehadiran putrinya itu. Jadi tidak ada lagi gunanya lagi Syakila berada di dekatnya. Dua hari Senja tidak pulang ke rumah. Semakin membuat pikiran Jihan tidak menentu. Terakhir ia menghubungi Senja, pria itu mengatakan ibunya mendadak memintanya dan Jingga untuk pulang ke kampung. Tidak lama, hanya dua hari saja. Dan menurut perhitungan Jihan,

