Awal Baru

1123 Words

“Jangan bilang ke aku kalau ayah dari janin yang kamu kandung itu... Reno?” suara Lita terdengar pelan namun penuh tekanan. Tatapannya menusuk, mencoba mencari kebenaran dari wajah sahabatnya. Ia berharap—berharap sekali—jawaban Sani bukan seperti yang ia pikirkan. Sani langsung menggeleng cepat. Wajahnya pucat, nyaris panik. “Bukan. Bukan Reno, Lit. Sumpah, bukan dia.” Lita mengerjap pelan. “Kalau bukan Reno... terus siapa?” suaranya berubah. Bingung. Khawatir. Dan tanpa sadar, napasnya sedikit tercekat. Sani menunduk. Matanya mulai memanas, dan suara lirihnya terdengar menggigil. “Malam itu… aku ke klub malam bareng teman-teman kerja. Awalnya cuma mau ikut acara ulang tahun. Tapi… aku nggak sadar apa yang terjadi. Minuman aku—kayaknya ada yang nggak beres. Aku... aku hilang kesadaran.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD