Setelah mengantar Litani ke kantor ternyata Rafel tidak lantas langsung pulang ke rumahnya. Laki-laki itu meminta Pak Wira untuk mengantarnya ke suatu tempat. Orang suruhan Pak Wira akhirnya bisa menemukan sopir pengganti yang sempat dibicarakan oleh istri pengemudi yang menabrak Litani beberapa waktu lalu. “Jadi dia sudah lama tidak tinggal di ibukota?” tanya Rafel ketika Pak Wira mengarahkan mobilnya menuju arah keluar kota Jakarta. “Iya, dia memutuskan pindah sejak 15 tahun yang lalu.” “Saya merasa tidak nyaman,” ujar Rafel. “Tidak nyaman kenapa?” “Saya terus memikirkan Lili. Saya merasa sejak kembali ke Indonesia membuat gadis itu selalu berada dalam keadaan bahaya.” “Bisa iya, bisa tidak.” “Maksud Pak Wira?” “Bisa iya, karena mungkin kamu yang memulai mengibarkan bende

