46. Nyawa Terancam

1518 Words

“Ada masalah apa?” tanya Rafel ketika mulai merasakan kendali mobil yang mulai tidak karuan. “Pedal remnya nggak bisa diinjak. Kayak keras gitu,” jelas Litani seadanya. “Serius?” Litani mengangguk cepat. Dia banting setir menghindari mobil yang baru saja dilewatinya. Membuat tubuh Rafel ikut bergerak seiring arah kemudi mobil. Litani semakin kesulitan mengendalikan kemudi mobilnya. Beberapa kali ia hampir saja menabrak mobil di hadapannya. Ketakutan pun mulai menggelayuti pikiran Litani. “Gimana ini?” ujar Litani kebingungan. Rafel pun tak kalah cemas dengan Litani. Dia memerhatikan ke sekitar jalanan yang terus dilalui oleh mobil Litani. Tak hanya itu saja dia juga sedang memikirkan cara menghentikan laju mobil tanpa membuat terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD