Dengan penampilan sama seperti biasanya,Qeila meninggalkan ruangan peribadinya menuju ruang kerjannya,ada Anggi yang menunggunya disana Bersama setumpuk buku sketsa ditangannya. Duduk di kursi kerjanya,Anggi dengan sigap menyerhakan kertas-kertas yang dipeganganya. “Faro dalam perjalanan kemari,Bu.” Lapornya,dibalas Qeila dengan anggukan serta fokusnya mengarah pada kertas ditangannya. “Menurut Faro,lahan disana sesuai dengan ekspetasi kita,malahan ada beberapa spot yang sangat bagus jadinya anda bisa menambahkan beberapa halaman agar Villa ini nantinya akan mendapatkan banyak peminat. Sedang lokasinya agak jauh masuk kedalam dan jauh dari jalan raya,bisa dikatakan villa ini bisa digunakan untuk healing ataupun bekerja dalam ketenangan,” Lanjut Anggi,duduk dihadapan Qeila terhalang meja

