18 - Efek Cemburu

843 Words

Adaline sudah hampir dua jam berada di apartemen Titans, menemani pria itu dalam mengerjakan dokumen-dokumen persiapan proyek yang tengah mereka rencanakan. Adaline sebenarnya sudah ingin pulang sejak tiga puluh menit lalu, namun Titans tak memberikan dirinya izin. Adaline pun menurut saja. Bukan karena ia tidak bisa membantah keinginan pria itu. Namun, merasa harus tinggal mengawasi Titans bekerja. Walau, kecakapan yang pria itu miliki tak usah diragukan lagi. "Kau masih cemburu, Sayang?" Demi Tuhan, ingin sekali Adaline memberi cakaran dengan kuku-kuku lentiknya pada wajah Titans Genon yang memamerkan raut tak bersalah. Ekspresi pura-pura polos, saat memandangnya. Kontras dengan tatapan pria itu yang terkesan menggodanya. Ia bisa menerjemahkan begitu baik, tak akan salah. "Aku be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD