Adaline sudah berulang kali menekan bel apartemen Titans Genon. Namun, tidak ada tanda-tanda bahwa pria itu akan membuka pintu. Adaline mulai dinaungi rasa curiga. Memang, bisa saja dirinya langsung masuk ke dalam, mengingat sandi apartemen telah diketahui. Namun, tidak dilakukannya. Ingin Titans yang membukakan pintu dan menyambut kedatangannya. Sayang, pria itu seperti sedang tidak ada di apartemen. Entah pergi kemana, Adaline belum tahu. Ia dan Titans tidak memiliki komunikasi sejak tiga jam lalu, baik tak menelepon ataupun saling berkirim pesan lewat aplikasi. Beberapa hal dan pemikiran negatif muncul di dalam kepala. Memang tak ada bukti kuat yang mendukung. Adaline berupaya untuk mengabaikan. Ia memilih menciptakan cara agar mengetahui keberadaan Titans Genon. Tentang komunikasi

