Cemburu

1133 Words

Mobil yang dikemudikan langsung oleh Dreyhan mulai memasuki area perumahan Elvrince. Hari sudah sangat malam, suasana perumahan juga sudah terlihat sepi. Sesampainya di rumah Elvrince, Dreyhan dengan cekatan segera turun dan tidak memperbolehkan Elvrince mengangkat barang. Senyum kecil terukir di bibir Elvrince melihat betapa sayangnya Dreyhan padanya. Ia melepas tas dan jaket lalu bergegas ke dapur untuk membuatkan Dreyhan sesuatu. “Aku membuatkanmu teh. Tadi siang aku juga membuat cokies, aku ingin kau menilai.” Ucap Elvrince begitu sampai di ruang tengah sambil meletakkan nampan ke atas meja. “Apa yang ku dapat untuk penilaian ini.” Tanya Dreyhan dengan senyum miring. “Tidak ada.” Jawab Elvrince singkat. “Baiklah. Jika ini enak, aku akan mencium bibirmu. Tapi jika tidak enak, aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD