Kejutan Tak Terduga

1456 Words

“Tidak bisakah kau berhenti bekerja?” ucap Dreyhan dengan menampilkan mata puppy eyes agar Elvrince mengikuti perkataannya. “Tidak!” jawab Elvrince singkat dan tegas. Jawaban Elvrince membuat Dreyhan mejatuhkan kedua bahunya. Wanitanya benar-benar keras kepala, bahkan dengan rayuan selembut sutra tidak akan mempan. Sejak sarapan ia juga menawarkan memberi pekerjaan lain yang lebih mudah tapi tetap saja ditolak mentah-mentah. Ia juga meninggalkan salah satu kartu kredit tapi kartu diambil tapi penawaran ditolak. Jika dibilang matrealistis ya tidak, tapi dibilang matre ya semua diambil. Kecuali hatinya. Jelas namun rumit. “Baiklah aku pergi. Jaga diri baik-baik.” Ucap Dreyhan pasrah. Setelah mengantar Dreyhan sampai pintu depan, Elvrince segera masuk dan bersiap untuk pergi ke laundry.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD