Shita mendengus sambil mengawasi dari jendela kamar Wulan. Di samping rusun, terlihat tiga cowok yaitu, Igo, Yusuf, dan Tora sedang berlutut sambil menangisi tumpukan CD-CD p***o mereka yang telah dibakarnya. "Miyabi!" raung ketiga cowok itu penuh derita. Shita mencibir. "Dasar! Semua cowok itu sama saja! m***m!" Shita mengalihkan pandangan ke dalam kamar, Wulan sedang sibuk menata barang-barang. "Bagaimana kamarnya? Kamu suka?" Wulan melenggut, tapi dia kemudian memberi isyarat bahwa dia takut dengan orang yang tinggal di kamar sebelah. Shita tersenyum. "Nggak usah kuatir, Igo bukan cowok yang seperti itu, meskipun hobinya nonton begituan. Kalau dia berani masuk ke kamarmu dan berbuat macam-macam, pencet bel itu, aku pasti akan datang dan menghajarnya!" Shita menunjuk sebuah bel warn

