Diciumnya pipi Widya dengan lembut mencoba menenangkan. Sambil terus menjaga agar batang kontolnya yang terdiam supaya tak terlepas kembali, pak Narto memeluk leher Widya sehingga posisi Widya menungging sedikit berdiri ke arah belakang. Justru hak tersebut membuat rasa sakit yang Widya alami bertambah karna k****l pak Narto makin menancap masuk ke dalam pantatnya. Seperti tak mau melepaskan Widya, pak Narto tetap memeluk Widya yang kini berganti dari leher ke tubuhnya yang dipeluk. Sambil memeluk, pak Narto menekan masuk kembali kontolnya dengan sedikit memaksa. “AAAKKKHHHH……PELAANNNN…..AAAKKKKHHHH!!!”, erang Widya di tengah proses penetrasi secara paksa oleh pak Narto pada lubang pantatnya. “jangan tegang, bu. Lemasin badan ibu supaya enak. Lemas dan jangan coba buat dilawan kalo ibu g

