“Faaza!” Bentak Farzan pada adik perempuannya yang sedang mengganggu pekerjaannya. Farzan saat ini sedang membantu sang ayah mengerjakan sebuah proyek, karena ia memang sedang libur kuliah. Fatih dan Syakilla membebaskannya untuk memilih Universitas di mana pun ia ingin kuliah. Farzan kuliah jurusan Administrasi Bisnis di Harvart, karena mewarisi otak cerdas kedua orangtuanya. “Makanya Faaza jangan dicuekin terus, Kak,” keluh Faaza yang duduk dihadapan Farzan. Gadis itu benar-benar kesal karena sejak kembali ke Indonesia, kakaknya selalu sibuk. Karena memang sejak kecil ia sangat dekat dengan Farzan, usia mereka pun hanya berbeda 2 tahun. Faaza masih duduk di kelas 11. “Kakak sibuk, Za...” ucap Farzan yang sudah mendengus sebal mendapati gangguan dari Faaza. “Tapi bisa kan sore ini ki

