13. Scene Olahraga

2004 Words

Auris masih menikmati pagi harinya di dalam kamar. Ketika ia hendak turun untuk sarapan, ponselnya berbunyi. Mami Je memanggil. "Hai princess." "Hai Jen." "Apakabar dengan tangan pangeranmu, maksud aku bodyguard-mu?" "Sudah sembuh. Tapi sayangnya dengan tertangkapnya orang itu ... penjahat yang sebenarnya belum bisa kita tangkap," ungkap Auris tanpa ditanya "Oh, sayang banget, ya. Aku juga sudah bicarakan masalah ini dengan Ayah aku, dan dia sudah bertemu dengan Om Raja untuk minta maaf atas kelalaian kami dan sekaligus menawarkan bantuan," kata Jeny. "Ya, Daddy sudah... cerita. Om Jony nggak perlu minta maaf, kalian sudah melakukan yang terbaik demi untuk menjaga aku. Justru keberadaan akulah yang menyulitkan kalian," ucap Auris mengakui, ia baru saja selesai menyisir rambut pan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD