Surya memandangi istri yang diam saja menatap layar ponselnya, padahal ponselnya berdering. Dahinya mengernyit dalam, karena tak biasanya, Yuni mendiamkan panggilan telepon. Kalau tidak suka, ia akan langsung memblokir kontak orang tersebut agar tak bisa menghubungi. Semudah itu Yuni. Jadi kalau sampai mendiamkan saja, tidak diblokir, pastinya karena sesuatu. "Siapa, Ma?" tanya Surya begitu dering ponsel berhenti. "Farah." Yuni mencomot sebut anggur dan mengunyahnya dengan kesal. "Kenapa gak diangkat?" "Palingan nanya si Pras atau malah curhat." "Biasanya kan kamu curhatin balik." Surya terkekeh geli. Istrinya selalu memanfaatkan kegalauan Farah setiap kali ribut dengan Prasaja. Di tengah-tengah si Farah berkeluh kesah, Yuni akan menimpali dengan keluh kesah yang terkait materi. Dar

