CHAPTER 57

1377 Words

Hampir tujuh bulan setelahnya, semuanya telah kembali seperti semula. Semua orang hidup dengan aman dan tenang. Malam itu, seperti malam-malam biasanya, Isabelle menemani Caleb menggosok gigi di kamar mandi, sebelum mempersiapkan tempat tidur putranya. Ia berjalan dengan susah payah, mengingat kandungannya sudah membesar. "Aku bisa melakukannya sendiri, Mom. Sebaiknya kau duduk saja di sana," kata Caleb sambil menunjuk kursi yang tidak jauh dari tempat tidurnya. Isabelle tersenyum sayang pada putra kecilnya yang sangat perhatian. "Mommy tahu, Caleb. Tapi Mommy ingin melakukan ini. Mommy ingin mengurusmu, Sayang." "Tapi Daddy bilang kau tidak boleh kelelahan, Mom," ucap Caleb dengan raut cemas. Hati Isabelle terasa hangat melihat betapa manisnya perkataan putranya itu. "Kata Daddy, adikk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD