"Caleb sudah tidur?" tanya Rafael saat Isabelle memasuki kamar tidur di rumah mereka. Pakaian Rafael sudah berganti menjadi baju tidur, begitu pun dengan Isabelle yang sudah membersihkan diri sebelum menidurkan putra mereka. Isabelle menggangguk dan menyusul Rafael ke tempat tidur. Suaminya itu masih berkutat dengan laptopnya, menyelesaikan pekerjaan yang tadi sempat tertunda karena mengunjungi kantor ayah Isabelle dan mengerahkan orang-orang terpercaya untuk melacak alamat pengirim paket yang berisi foto ibu kandung Isabelle. "Pekerjaanmu masih banyak? Apakah kau memerlukan bantuanku?" tawar Isabelle sambil menyingkap selimut untuk dipakai agar bisa menghangatkan kakinya. Lalu meletakkan bantal di punggung ranjang sehingga ia bisa bersandar dan menemani Rafael. Rafael menatap sekilas l

