Setelah dua minggu tinggal di Batam. Wanita mungil itu mulai mencari informasi seputar lowongan pekerjaan, Hani sangat berharap ia bisa segera mendapatkan pekerjaan karena tabungannya sudah menipis, namun sangat sulit karena pengalaman bekerjanya terlalu minim. Hani terus saja melangkah memasuki toko-toko dengan tujuan melamar pekerjaan biarpun yang didapatnya hanyalah sebuah penolakan dengan alasan yang sama namun wanita itu tidak pernah berhenti berharap dan berdoa semoga ada toko yang mau menerimanya menjadi karyawan. Seketika, Hani merasa pusing dan perutnya mendadak mual sekali. Hani mematikan langkahnya memandang kiri dan kanan untuk mencari toilet. Setelah ketemu ia segera berlari masuk langsung menuju wastafel untuk memuntahkan semua isi perutnya mengacuhkan mata-mata yang menata

