Chapter 20

1359 Words

Tujuh bulan sudah usia kandungan Agnes.  Tubuh wanita itu nampak membengkak terutama pada bagian perutnya. Semenjak selesai wisuda, Iqbal memutuskan untuk mengambil alih perusahaan sang ayah yang ada di Jakarta. Agnes sedang sibuk mematut dirinya di cermin.  Tatapan mata wanita itu tak pernah lepas dari perut, lengah dan pipinya yang ikut membulat. Suara pintu terbuka seketika mengintrupsi kegiatan Agnes yang langsung melirik pada cermin di depannya untuk melihat siapa yang masuk. Dan sudah jelas yang masuk itu Iqbal suaminya. Iqbal memeluk perut Agnes dari belakang, menyandarkan dagunya pada bahu wanita itu. "Sedang apa?" tanya Iqbal pelan. "Mas, aku lucu kan?" celetuk Agnes. Iqbal yang mendengar itu langsung mengernyit bingung. "Lucu maksudnya?" "Lihat! Aku udah kayak bayi gemuk. H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD