Chapter 21

1276 Words

Kediaman Iqbal cukup ramai saat ini. Di sana ada si kecil Al dan Angel, mami papinya dan juga Daniel. Mereka tengah asik menyantap makanan yang tadi Angel buat bersama tantenya yang tak lain adalah maminya Iqbal. Agnes berada dalam pelukan Iqbal. Wanita itu bersandar di d**a bidang suaminya sambil mengelus perutnya yang semakin besar. Dokter bilang jadwal melahirkan Agnes hanya tinggal hitungan hari. Karena itu Mami Iqbal dan Daniel memutuskan untuk menginap. Mereka bahkan sudah menyiapkan pakaian selama beberapa hari mereka di rumah Iqbal. "Sakit perutnya?" tanya Iqbal lembut. Agnes menggeleng. "Nggak Mas. Mas, coba pegang ini deh!" ucap Agnes. Wanita itu menarik tangan Iqbal dan meletakkannya di atas perutnya bagian sebelah kiri. Seketika Iqbal terkejut karena ada pergerakan di sana.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD