66 Selama beberapa hari berikutnya, Sekar menjadi pengawas para tukang yang diangkut Marley secara khusus. Marley tiap sore akan datang untuk meninjau proses renovaai rumah Bryan, sekaligus pembuatan kolam renang di dua halaman yang disatukan. Sekar yang meminta dibuatkan kolam lengkap dengan beberapa seluncyran dan beberapa maunan lainnya. Sekar ingin memfungsikan tempat itu sebagai wahana rekreasi keluarga dan semua anak para sahabatnya. Dengan begitu, saat pindah ke Indonesia, Karin dan Lucky bisa punya banyak teman. Lantai 1 rumah Bryan dibuat tanpa sekat. Hanya ada satu kamar tamu di bagian depan, sisanya dibiarkan terbuka, dari ruang tamu sampai teras belakang. Demi menjaga privasi, bagian garasi diteruskan memanjang ke belakang. Dengan begitu, para bocah bisa langsung men

