Bab 23

1132 Words

23 Ucapan Utari pagi tadi, masih terngiang-ngiang di telinga Sekar. Dia juga jadi sering membayangkan sosok Bryan, yang belakangan gencar mendekatinya. Kehadiran sang duda sore itu mengagetkan Sekar. Terutama karena Bryan datang sendirian. Ditambah lagi dengan sebuket bunga merah muda yang diberikan pria tersebut, menjadikan hati Sekar berdebar-debar. "Bukannya Mas bilang, hari ini mau pulang ke Sydney?" tanya Sekar. "Ditunda ke hari Kamis. Gara-gara Keven, Aruna, Papa, Mama dan Hansel ikut rombongan Varo ke Pulau Seribu. Karin dan Lucky juga ikut sama mereka," jawab Bryan. "Ehm, Jourell, nggak ikut?" "Dia sudah terbang ke Bali tadi pagi sama keluarganya, dan keluarga Aryeswara serta Janitra." "Oh, begitu." "Kar, Ibu ke mana?" "Ibu nginap di rumah Paman Ezhar. Lagi kumpul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD