Hampir Tiba

1549 Words

Pesawat mulai bergerak perlahan, meninggalkan landasan di Heathrow yang masih diselimuti embun pagi. Suara mesin pesawat yang mulai menggelegar memecah keheningan pagi, sementara roda pesawat meluncur halus di atas aspal yang basah oleh sisa embun. Xandra duduk diam, membiarkan pemandangan terakhir dari kota yang ia cintai tersaji di hadapannya. Melalui jendela kecil di sebelahnya, London yang telah menjadi bagian hidupnya perlahan mulai menjauh, seperti kenangan yang samar-samar berusaha ia genggam. Lampu-lampu kota masih menyala di beberapa sudut, memancarkan cahaya kekuningan yang lembut, menciptakan bayangan panjang di jalanan basah. Langit mulai cerah, semburat oranye tipis menghiasi cakrawala, memberikan kesan hangat yang kontras dengan udara dingin musim semi. London Eye berdiri m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD