Bab. 80. Masih Resepsi.

1527 Words

'Entah mitos atau fakta, aku akan berusaha mendapatkan bunga itu dan juga dirimu, Bianca!' Riko berucap dalam hati. "Kenapa Kak Riko menatapku seperti itu?" tanya Kiara membuyarkan lamunan lelaki tampan sahabat Abangnya. "Enggak apa-apa, hanya memikirkan sesuatu," jawab Riko. Bianca hanya terenyum karena Kiara suka bicara ceplas-ceplos ke sahabat Abangnya. Obrolan mereka berhenti saat MC memberitahu acara selanjutnya. Acara lempar bunga yang baru saja dilamunkan oleh Riko. Lelaki tampan itu berdiri di tengah kerumunan orang yang ingin mendapatkan buket pengantin. Kalvian menatap heran ke arah sahabatnya yang tak biasanya ingin mendapatkan lemparan bunga. "Riko, kamu ngapain di situ?" tanya Kalvian. "Aku mau ikutan dapetin bunga itu. Siapa tahu, ada jodoh yang otw padaku," jawab Rik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD