Bab 25

1458 Words

“Ngapain lo di sini?” Andara berujar sinis. Sambutan Andara yang sinis bukannya melukai perasaan Vino. Cowok itu malah menyunggingkan senyuman yang lebar. “Kok gue enggak disuruh masuk? Gue kan tamu,” Andara memutar bola matanya dengan malas. Ia kemudian membukakan pintu rumahnya mempersilahkan Vino untuk masuk ke dalam rumah. Vino berjalan menuju ruang tamu tanpa mempedulikan Andara yang misuh-misuh di belakang tubuhnya. “Ngapain lo ke sini? Ujan-ujanan lagi,” desis Andara sambil mengulurkan sebuah handuk bersih kepada Vino. Cowok itu mengambil handuk yang diberikan oleh Andara setelah meletakan sebuah paperbag. “Sengaja, gue mau kasih itu buat lo,” balasnya seraya menunjukkan paper bag yang ia bawa dengan dagunya. “Gue enggak suruh elo buat bawa apa-apa ke sini,” dengus Andara sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD