"Berbisnis bersama dan bahkan hidup bersama. Begitu indah terdengar. Saling mengejar impian bersama sampai sukses bersama." ♡♡♡♡♡ Pagi sekali Kayla bangun untuk memasak makanan. Padahal semalam ia baru saja bekerja keras bersama Raka. Tubuhnya terasa pegal, tetapi ia juga harus memasak sayuran dan lauk pauk untuk ia jual kembali. Tangannya dengan lemas memotong bawang merah dan bawang putih. Sampai hampir saja pisau mengenai jari telunjuknya. Ia mengeluh. "Kenapa?" Kayla menoleh sedikit, siapa lagi jika bukan Raka. "Memasak buat warung," jawab Kayla dengan nada pelan. "Besok saja, ya? Kelihatannya kamu capek," celetuk Raka menatap wajah Kayla yang lesu. "Gimana gak capek? Tadi malam kamu yang buat aku capek." Raka menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal. Ia hanya merasa

