“Kapan kau datang, kenapa tidak memberitahu lebih dulu?” “Begitukah caramu menyambut seorang sahabat?” Melotot menatap Ethan. “Jaga matamu jangan sampai lompat keluar,” Ucap Libby sambil berlalu melewati Alex begitu saja dan malah menghampiri Ethan lalu berbincang dengan nada bicara yang terdengar lebih genit dan tak lupa bergelayut manja pada lengan kekar Ethan. Bukannya ingin merespon Libby dan tak setia pada kekasihnya hanya saja Ethan tahu maksud dari tindakan Libby. Darah Alex mendidih ingin rasanya menghajar hingga babak belur sahabatnya tersebut. “Apa-apaan kau ini Libby,” Bisik Ethan. Libby menjawab dengan nada kesal. “Dia selalu bertingkah aneh setiap kali topik pembicaraan menyangkut tentang dirimu dan Evelyn dan aku ingin tahu reaksinya sekarang saat aku menggodamu didepan

