Support Sistem

1508 Words

"Ga!" Nindita mengetuk pintu kamar Angga. "Ya, Ma." Angga berjalan dan membuka pintu. Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam, Angga baru saja masuk ke kamar setelah membantu Nindita membuatkan beberapa kue pesanan di dapur. Tak banyak yang Angga bantu, karena Sri yang lebih mahir di bidang itu. Angga hanya membantu membuat hati Nindita bahagia, karena raganya ada di sana. Angga hanya menemani. Angga sedang mencari beberapa informasi tentang perguruan tinggi. Ia sudah memiliki rencana untuk masuk ke universitas mana, dan jurusan apa. Sebab itu ia mempersiapkan dari sekarang, meskipun sedikit terlambat karena telah banyak membuang waktu. Setahun terakhir di SMA, Angga berjanji akan belajar dengan giat, juga mengikuti setiap event dan olimpiade yang diadakan di sekolah untuk menambah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD