Dua puluh empat hari. Jazlyn tak menyangka ia akan terjebak oleh mimpi selama dua puluh empat hari. Sebelum ini, ia terjebak tidur belasan hari. Apakah dia akan selalu mengalami periode tidur lama mulai sekarang? Membayangkan Jazlyn tidur, bermimpi, dan menghabiskan puluhan hari seperti ini, membuat pikiran sehatnya khawatir. Jika ini dibiarkan terus berlanjut, Jazlyn takut suatu hari nanti ia akan tidur dan melewatkan seratus tahun tanpa kesadaran. Semua bisa saja terjadi, bukan? Gagasan itu terlalu menakutkan jika dipikirkan lebih jauh. Menjadi putri tidur jelas bukan keinginan Jazlyn. "Bisakah kalian membantuku agar tak mengalami hal ini lagi?" Suara Jazlyn sarat akan permohonan. Putri Agie menatap lelaki tua yang duduk di sisi Delios, menunggu intruksi lebih jauh lagi. "Zilka

