Author POV "Hallo." "Iya hallo, benarkah ini Devan?" Devan bingung kok suara cowok. "Iya bener, ini siapa? Bukankah ini nomernya Clara." "Iya, ini saya menelpon menggunakan handphone wanita ini. Sepertinya dia mabuk berat dan menyebut-nyebut nama Devan. Karena saya tidak tahu rumahnya untuk mengantarnya, saya mencoba menghubungi anda." "Astaga Clara, baiklah kalau begitu saya akan kesana, tolong anda kirim alamatnya. Dan saya juga minta tolong jaga dia hingga saya sampai sana." "Pasti." "Terimakasih. Saya akan segera kesana." Devan pun langsung pergi melaju ketempat Clara berada saat ini. Devan kahawatir kepada Clara, karena memang Clara tidak mengenal siapapun disini, kecuali Devan dan keluarganya. Devan mengendarai mobilnya degan kecepatan yang sedikit tinggi. Sampai akhirnya D

