47. Yang Penting Hadirmu

1141 Words

Sama seperti pagi pagi lainnya, Leana bangun sebelum matahari terbit dan alam terang. Masih gelap dengan awan kebiruan yang indah. Dia sudah segar dengan dress selutut berwarna hijau muda. Sesaat dia memastikan Alvaro di boksnya, bayi itu lelap setelah menyusu pada Leana beberapa waktu lalu. Perhatiannya beralih pada Melvin yang masih tidur di kasurnya. Setelahnya Leana pun keluar dari kamar. Di luar kamar hening, hanya ada kesenyapan di lantai dua tapi tirai yang menutupi semua jendela di sana sudah terbuka. Seingat Leana, di pukul lima pagi itu, ada sekitar dua asisten rumah tangga yang naik ke lantai itu untuk membereskan sekitarnya. Menuruni tangga, Leana tersenyum pada salah satu asisten rumah tangga yang tengah sibuk di area tengah ruangan. Beberapa menyapa, beberapa hanya tersenyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD