24. Cerita dan Ungkapan

1176 Words

Setelah sarapan selesai dan keluarga mulai menyebar ke kamar masing-masing, Melvin menggandeng tangan Leana, menyusuri lorong hotel kembali menuju kamar mereka sambil menggendong Alvaro. Bayi itu tampak tenang dalam dekapannya dengan tangan mungil yang hangat itu mengepal games. Setibanya di kamar, Leana langsung merebahkan Alvaro di atas tempat tidur dengan bantal pelindung di sisi-sisinya. Dia lalu duduk di sisi ranjang, melepaskan sepatunya dan menghela napas panjang. “Lelah?” tanya Melvin sambil ikut duduk di sisi lain ranjang, menatap Leana yang kini tengah mengelus rambut Alvaro pelan. “Tidak juga. Tapi rasanya, seperti mimpi. Semua terasa cepat,” jawab Leana lirih. Melvin mengangguk pelan. “Aku tahu. Tapi aku ingin kau tahu satu hal.” Leana menoleh. “Apa itu?” Melvin menatapny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD