41. Rasa dan Keinginan

1208 Words

“Ya, oke. Tetep kabari sebisanya aja,” kata Leana. “Oke, Na. Ngomong-ngomong, ibumu pinjamkan aku mobil,” kata Nala mengangkat kunci mobil. “Dia bilang, minta kau buat tunjukkan ke garasi, Na. Dia mau ambil Alvaro, nangis dia. Kayaknya gak nyaman sama popoknya.” Leana menganggukkan kepalanya dan berdiri dari duduknya. Di samping kiri rumahnya itu adalah garasi. Mereka menuruni tangga. Jalan menuju garasi itu seperti menuju basement. Leana tidak tahu ada apa di dalam sana karena sudah lama sekali tak melihatnya. Membuka pintu garasi yang sudah terbuka sedikit, Leana berjalan memasukinya diikuti Nala. “Coba tekan, yang mana itu?” kata Leana. Nala menurut, dan tak lama terdengar suara mobil di antara deretan mobil yang terparkir di sana. Keduanya ternganga melihat beberapa mobil. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD