“Waaaah. Lihat, siapa yang datang?” Gianta berseru senang saat pulang dari kantor sore harinya dan mendapati putri bungsunya di rumah. “Papa!” Leana berseru, menyapa sang ayah yang merentangkan tangannya. Tanpa di duga, Melvin ikut juga menghampiri pria itu dan memeluk Leana. Gianta tertawa melihat tingkah menantu yang sudah dianggap anak sendiri olehnya. Leana memberengut dalam pelukan ayahnya, menggerakkan tangannya untuk mengusir Melvin tapi pria itu enggan. Pada akhirnya Leana hanya mencebik kesal. “Kapan datang? Kenapa nggak ngabarin Papa? Kan bisa bawa sesuatu dalam perjalanan pulang,” kata Gianta menatap putrinya itu. “Tadi pagi, Pa. Sama Nala,” jawab Leana. “Sengaja minta Mama gak ngabarin, mau ngasih kejutan aja,” lanjutnya. Membiarkan interaksi anak dan ayah itu, Melvin

