Di restoran yang sama Arsen melihat Nadine dengan Bosnya Daniel sedang makan. Arsen menunjukannya kepada Ben manajernya letak Nadine. Sampai kru mereka selesai makan Daniel dan Nadine tak kunjung juga selesai makan. Entah kenapa Arsen rasanya ingin menganggu kegiatan mereka berdua. Ben melihat Arsen yang selalu melihat ke arah Nadine dan seorang laki-laki dalam jeda beberapa detik. Ben mengenalnya dia adalah bos dari Nadine. Tak berapa lama mereka berdua berdiri dan akan keluar kembali. “Pak Daniel, Bu Nadine.”Panggil Ben. Alhasil mereka berdua menoleh. Tapi tidak dengan Arsen. Dia memalingkan mukanya. Nadine yang melihatnya semakin kesal. Daniel yang melihat mereka langsung berbasa-basi. Nadine mengajak Daniel pergi dan tidak usah mempedulikan mereka. Karena Daniel yang tidak peduli. N

