33 | Salah Ucap

1107 Words

"Siera? Masuk, masuk." Dia Humaira, istri Rajendra. Menyambut kedatangan tamu yang tak terduga. Sudah lama jarang berkabar soalnya sejak Huma dibawa Rajen ke sisi kota. Tinggal di rumah yang terbilang sangat sederhana—ukuran putra pimpinan Atmaja Group. Sierra menatap sang sobat. Jauh-jauh dari pusat kota kemari, ada hal yang ingin dia tanyakan. "Eh, ini perasaan aku aja atau ... kamu habis nangis?" tutur Huma lagi. Sierra tersenyum pahit. Telah dipersilakan duduk dan diberi secangkir minuman. Huma tampak khawatir. "Aku ke sini mau nanya sama kamu, Huma. Dan aku harap kamu mau jawab jujur." Raut Humaira seketika berubah sendu. "Kayaknya kamu udah tahu apa yang bakal aku tanyain, ya?" Parau suara Sierra. "Coba kamu tanyakan dulu, barangkali aku keliru," jawab Huma. Sierra menarik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD