79 | Kosong

2212 Words

Seruni meletakkan undangan pernikahan atas nama Sierra—yang dia kenal—ke nakas. Pagi itu, sebelum bersiap hedak pergi imunisasi. Seruni tahu bahwa Sierra sama dengannya, korban dari kepengecutan seorang Jagat. Meski agak menyebalkan karena Sierra sempat berpikir buruk tentangnya, tetapi Seruni masih bisa memaklumi. Dirinya sendiri pun sempat berpikir buruk soal wanita itu. Wajar, kan? Dan undangan pernikahan ini pasti bukan tanpa maksud apa pun dituliskan nama Seruni. Mungkin Sierra ingin menunjukkan bahwa dia sudah benar-benar tidak bersama Jagat. Hati Seruni sudah tak tersentuh lagi sekadang. Perihal semua yang berkaitan dengan Jagat, Seruni sudah terserah. "Berangkat sekarang, Bu?" "Iya, Sus." Seruni menyudahi isi kepalanya yang membahas tentang papi si kembar. "Bu, di luar ada P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD