Bab 33 - Penggemar Rahasia Aruna

1273 Words

Tidak lama, Una kembali dengan membawa nampan berisi secangkir teh hangat juga wadah kecil berisi air kompresan. "Nih, minum dulu." Dia menyerahkan cangkir itu ke arah pak bos yang langsung diterima olehnya. "Thanks," lirih Jeka yang menyeruput minuman kesukaannya setelah meniup teh hangat itu sebanyak tiga kali. Una sendiri mengambil wadah kecil yang dia bawa dan menaruh benda tersebut di atas nakas. Dia mencelupkan handuk kecil di sana kemudian memerasnya. "Sini gue kompres dulu mata lo, serem banget!” Lelaki yang sudah meminum habis tehnya, kini menaruh cangkir kosong ke atas nampan lagi. Setelah itu, dia menuruti kata-kata Aruna yang menyuruhnya memejamkan mata. Una mengompres mata Jeka bergantian sembari bertanya, "Lo mikirin apa sih? Berantem sama istri lo? Ketahuan ya punya seli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD