Chapter 28 - Pertandingan Bola Voli

1017 Words

Beberapa hari latihan bola voli bersama Dugu Muxue membuahkan hasil He Hua akhirnya bisa juga. Sangat membutuhkan perjuangan. "Bisa itu sangat perjuangan, sampai tangan sakit dan badan pegal," ujar He Hua pelan. He Hua mengelap keringat di wajahnya memakai handuk putih. "Ini ambillah." Dugu Muxue memberikan sebotol air kepada He Hua. He Hua membuka tutup botol dan meneguk airnya. Air dingin membasahi tenggorokannya yang terasa kering. Di langit sang pemilik malam bersinar dengan terang, bersama bintang-bintang kecil yang seperti lentera-lentera. Angin berhembus dingin. "Hua'er aku lihat perkembanganmu dalam proses belajar meningkat dengan baik," ucap Dugu Muxue menatap gadis yang duduk di sampingnya. "Semua itu berkat Dugu Muxue yang sabar mengajariku dari dasar sampai bisa."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD